Latar Belakang & Tujuan

Pertumbuhan pesat media digital di Indonesia menghasilkan volume data tekstual harian yang sangat besar. Tanpa kategorisasi yang terstruktur, analisis tren kriminalitas menjadi tidak efisien bagi peneliti, lembaga penegak hukum, maupun pembuat kebijakan.

Proyek ini membangun sistem NLP berbasis Machine Learning yang mampu mengklasifikasikan artikel berita kriminal berbahasa Indonesia ke dalam enam kategori utama secara otomatis, menggunakan pipeline preprocessing yang dioptimalkan untuk Bahasa Indonesia.

Tujuan Penelitian

  • Membangun korpus beranotasi berita kriminal berbahasa Indonesia yang komprehensif.
  • Membandingkan efektivitas representasi fitur TF-IDF dan Word2Vec pada teks jurnalistik.
  • Men-deploy mesin inferensi berbasis web untuk klasifikasi teks secara real-time.

Metodologi

01

Pengumpulan Data

Scraping berita dari portal online: Antara, Detik, Liputan6, dan Kompas.

02

EDA

Analisis distribusi label kelas, panjang teks, dan statistik kosakata korpus.

03

Text Preprocessing

Case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming Bahasa Indonesia.

Sastrawi
04

Feature Extraction

Representasi vektor teks secara komparatif antara dua metode.

TF-IDFWord2Vec
05

Modeling ML

Pelatihan dan perbandingan lima algoritma Machine Learning klasik.

SVMLogRegNBRFET
06

Evaluasi & Deployment

Pengukuran Accuracy dan F1 Macro, lalu deployment ke Hugging Face Spaces.

Dataset

Dataset terdiri dari 6.000 artikel berita online berbahasa Indonesia yang dikumpulkan dari empat portal berita besar. Setiap artikel diberi label manual ke salah satu dari enam kategori kejahatan: Pencurian, Penipuan, Pembunuhan, Narkoba, Korupsi, dan Kekerasan.

Sumber Berita Tipe Konten Status
Antara Berita kriminalitas nasional Digunakan
Detik Berita metropolitan dan hukum Digunakan
Liputan6 Berita kriminal dan peristiwa Digunakan
Kompas Berita hukum dan metropolitan Digunakan

Tim Peneliti

AM
Afif Musyaffa
Peneliti
MR
M. Rizal Wahyu Hermawan
Peneliti
MR
M. Raihansyah
Peneliti